Berikut contoh article entry yang
dibuat untuk berbagi pengalaman magang dengan 'Updaters' di Kampus Update,
Semoga bermanfaat:
Nama
saya Rienta Primaputri, pelajar hubungan international dari President
University yang saat ini sedang di sibukan dengan persiapan skripsi (Thesis)
ditahun akhir masa kuliahnya. Tepat pada Jumat 22 Agustus 2014 Kemarin, saya
baru saja menyelesaikan masa magang saya di lembaga wali amanat Indonesia untuk
hibah 600 juta dollar Amerika Serikat bernama MCA-Indonesia. Banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang saya
dapatkan selama berkelana di ranah ‘diplomasi’ ditempat saya bekerja selama 4 Bulan. Oleh sebab itu, saya sangat
tertarik untuk berbagi sekelumit cerita ini dengan para Updaters di Kampus Update dan mungkin pengalaman ini bisa menjadi
sesuatu pembelajaran yang bermanfaat untuk menjadi referensi teman-teman yang
sudah ataupun akan memasuki dunia Internship (magang).
Internship dalam
pehaman saya merupakan suatu phase awal pengenalan dunia pekerjaan yang bisa
menjadi suatu media perkembangan diri dalam proses pembelajaran. Saya pribadi
merasa sangat bersyukur dan bangga dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan
phase perkembangan diri ini di institusi besar seperti Millennium Challenge
Account-Indonesia (MCA-Indonesia). Sebagai pelajar hubungan international,
kesempatan magang di lembaga sebesar MCA-Indonesia merupakan suatu momentum
besar dalam hidup saya. Mungkin kata MCA-Indonesia terdengar tidak begitu akrab
ditelinga teman-teman. Itu bisa dipahami dikarenakan Lembaga ini baru secara
resmi berjalan di tahun 2013 setelah perjanjian penandatangan pada 19 November
2011.
Untuk pada
akhirnya terlibat aktif dalam penanganan projek-projek besar MCA-Indonesia dengan
memiliki status sebagai mahasiswa magang, terdapat dua tahapan besar yang harus
saya lewati sebagai bentuk perjuangan awal dalam pendaftaran. Pertama yaitu
Tahap pensubmitan lembar aplikasi yang terdiri dari (CV& Cover Letter) dan
Kedua adalah Tahapan Face-to-Face Interview. Saat itu, saya langsung di
wawancarai oleh Direktur dari Communication and
Outreach Unit untuk posisi Content Development sesuai dengan apa yang
saya buat dalam Cover Letter. Beliau merupakan sosok pribadi yang ramah sehingga
membuat saya merasa waktu 1 jam interview merupakan waktu yang sangat singkat
untuk sebuah pengenalan dan penjabaran substansi pekerjaan. Terhitung 1 Bulan
dari pensubmitan aplikasi awal saya hingga pengumuman hasil keputusan, hingga
pada akhirnya tangal 21 April 2014 (tepat pada Hari Kartini) saya memasuki
ruangan kerja yang terdapat cubicle yang sangat besar dan nyaman untuk saya
bekerja. Mereka memang tidak menyediakan Komputer untuk mahasiswa magang, tapi
cukup dengan allowance yang terhitung sangatlah ‘besar’ di daerah Jakarta
membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan
saya selama 4 Bulan.
Saya juga merasa
sangat beruntung memiliki rekan-rekan kerja (Bapak, Ibu, Mas & Mba) yang
ramah dan sangatlah luar biasa dan competent dalam kemampuannya sehingga mampu
menciptakan lingkungan yang kondusif dimana saya dapat banyak belajar dari
mereka. Saya teringat tepat dihari pertama kerja, saya langsung dilibatkan di persiapan project besar yang dicanangkan untuk penandatangan MoU
yang melibatkan lebih dari 5 gubernur provinsi di Indonesia dan hal yang lebih
mengesankan lagi khususnya untuk saya disalah satu malam rentetan acara
tersebut, pertama kali dalam hidup saya terlibat di acara ramah tama wakil duta
besar Amerika yang kebetulan saat itu juga terjadi perayaan satu tahun hari
jadi perjanjian program compact (hibah) antara pemerintah Amerika dengan
Pemerintah Indonesia. Dikesempatan itu saya sempat berkenalan dengan beberapa
petinggi Negara Indonesia maupun Dunia, seperti Ketua BAPPENAS, Perwakilan
World Bank, AMCHAM, dan para CEO Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Di pejamuan diplomatic tersebut saya
benar-benar merasa seperti terjun langsung dalam rana diplomasi yang selama ini
mungkin hanya ada dalam dunia imaginasi saya.
Dana hibah sebesar
600 juta dollar yang dikelola oleh MCA-Indonesia memiliki focus kerja untuk
mendukung program kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dikawan Indonesia.
Hibah ini akan digunakan untuk pendanaan tiga proyek besar di Indonesia, Yaitu:
1. Kemakmuran Hijau, 2. Kesehatan dan Gizi berbasis masyarakat untuk mengurangi
anak pendek dan 3. Pembaharuan pengadaan Publik. Saya pribadi merasa beruntung
karena selama 4 Bulan masa magang, saya berkesempatan untuk terlibat banyak
dalam segala pelaksanaan program-program yang digagas oleh ketiga proyek
tersebut. Communication and Outreach Unit divisi dimana saya diposisikan bisa
dibilang banyak sekali terlibat aktif dalam penerapan atau penyelengaraan
projects yang telah didesign oleh ketiga proyek tersebut, maka dari itu ini
merupakan suatu kebangaan besar untuk saya dapat mendukung pekerjaaan dari tim
komunikasi untuk kesuksesan peluncuran-peluncuran program MCA-Indonesia . Pengalaman magang saja menjadi lebih berwarna
lagi dikarenakan dukungan besar supervisor saya di MCA-Indonesia yang telah
mempercayai saya untuk bekerja yang tidak hanya terlimited dalam lingkup
Content Development, karena di-point ini lah dimana saya dapat banyak
berinteraksi lebih dengan orang banyak dan pastinya belajar lebih dari hal yang
mungkin saya tidak akan dapatkan di kuliahan saya.
Green Prosperity
Launch, Increasing Access for Women in Government Procurement Workshop adalah
salah satu contoh projek yang sempat saya tangani bersama teman-teman dari
MCA-Indonesia. Semoga sekelumit cerita ini bisa menjadi kisah menarik untuk
teman-teman updaters yang berkeinginan untuk memiliki kesempatan kerja diranah
diplomasi dan pengelolahan hibah asing. Semua hal yang saya alami di
MCA-Indonesia memiliki kesan tersendiri dan berkat Kampus Update memiliki kesempatan berkerja magang di MCA-Indonesia
merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi modal awal saya menjadi individu
yang siap dalam professionalism dunia kerja dan memahami lebih akan interaksi
diplomasi dalam level internasional. (Rienta
Primaputri – President University)







0 comments:
Post a Comment